Langsung ke konten utama

Rindu

terkadang kita merasa menginginkan seseorang untuk berada di samping kita, menemani kita, mendengar keluh kesah kita, yah pokoknya yang bener-bener bisa mengerti kita, tapi kalau seseorang itu tak ada...apa yang kita rasa??? pasti kehilangan...ya kan?


nah itulah yang namanya rindu...rindu itu tak berbentuk, tak berbau (hehehe.. emg apa juga.. kok pake berbau segala...), tak terlihat, tapi dapat dirasakan oleh hati... (cie... so sweet bgt za... hehehe... biarin ach...)


terkadang rindu yang berlebihan itu juga gak baik lho... karena apapun yang sifatnya berlebihan itu emang gak baik.. iya kan??? oya rindu itu juga aneh lho kalau dirasain... kalian pernah ngerasain gimana rasanya rindu banget ma seseorang yang jauh banget dari kalian?


rasanya tu sedetik bagai sehari, semenit bagai seminggu, sejam bagai sebulan dst...yang mungkin agak2 aneh2...kan penilaian orang beda2...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

inilah sekolahku

inilah sekolahku, SMK MUHAMMADIYAH 1 WELERI. SMK Muh 1 Weleri berdiri tanggal 17 Juni 1987. Terletak Kota Weleri Permai. Pada awal berdirinya SMK Muh 1 Weleri memiliki jurusan Akuntansi dan Sekretaris. Namun karena tuntuntan teknologi sekarang telah dibuka jurusan TI (Teknik Informatika) dengan Program Keahlian RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) sejak tahun 2004.

Tak Ada Lagi

tak ada lagi tempat untukku sembunyi tak ada ruang untukku berlari tak ada lagi kawan untukku temui meskipun aku berada ditengah keramaian Engkau yang melihatku namun aku melupakanMu Engkau yang mengasihiku namun aku tak peduli Engkau yang menegurku pelan namun aku malah mengutukMu dan tak bersyukur padaMu dan.... ketika derita itu datang menghampiriku, barulah aku mengingatMu namun, ketika hal itu jadi indah lambat laun Kau pun terlupa kini.... tak ada lagi yang dapat ku perbuat selain hanya bertaubat kepadaMu tak ada lagi yang dapat menolongku selain hanya Engkau Tuhanku.... dan memang sungguh tak ada lagi selain Engkau ya Allah.........

puisi2

rindu aku rindu, rindu akan derup langkah malaikat sang pencabut nyawa yang masih menunggu di altar kahidupan, sayup-sayup suara terompet kehancuran, aku terdesak dalam senyum, menanti sang malaikat turun, menyambut dengan hangat di pelukannya tuk melepaskan semua penat dalam jiwa yang terlintar diantara amonia hidup dan sandiwara aminor plus minus rasa, hilang merajut di altar hidup dan serambi galau relung kerinduan yang tak pernah berujung, lembut dekapannya membelenggu jiwa yang haus akan kasih sayang jika... jika langit masih kelam, tertunduk aku dalam lamunan, ku rias wajah sang malam, manuai hari penuh impian, wahai jiwa sang malam, menyapu sedih dukaku terasa, terhimpit dalam kesendirian, menanti luka itu menganga, air mata berjatuhan diatas darah yang mengalir deras, pelangi masih kelabu tak berbentuk, jiwa yang rapuh terniang wajah sang insan, duhai pujangga, uraikan di sela-sela jari hidupnya. senyum menghias langkah ...