Langsung ke konten utama

TSPM latihan TC di Truko



setelah mengikuti seleksi di SMK MUHAMMADIYAH 3 WELERI dalam rangka seleksi TSPM (Tapak Suci Putera Muhammadiyah) se-Kabupaten Kendal, akhirnya sekolahku (SMK MUHAMMADIYAH 1 Weleri) yang mengirimkan 6 anak dari 7 anak hasil seleksi waktu itu.

kegiatan setelah seleksi tanggal 20 Desember 2009 adalah latihan untuk KEJURDA Se-Jateng di Solo. salah satunya dengan TC di Truko yang dibimbing oleh Pak Bambang, atlet PON IPSI dari TSPM.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

inilah sekolahku

inilah sekolahku, SMK MUHAMMADIYAH 1 WELERI. SMK Muh 1 Weleri berdiri tanggal 17 Juni 1987. Terletak Kota Weleri Permai. Pada awal berdirinya SMK Muh 1 Weleri memiliki jurusan Akuntansi dan Sekretaris. Namun karena tuntuntan teknologi sekarang telah dibuka jurusan TI (Teknik Informatika) dengan Program Keahlian RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) sejak tahun 2004.

Tak Ada Lagi

tak ada lagi tempat untukku sembunyi tak ada ruang untukku berlari tak ada lagi kawan untukku temui meskipun aku berada ditengah keramaian Engkau yang melihatku namun aku melupakanMu Engkau yang mengasihiku namun aku tak peduli Engkau yang menegurku pelan namun aku malah mengutukMu dan tak bersyukur padaMu dan.... ketika derita itu datang menghampiriku, barulah aku mengingatMu namun, ketika hal itu jadi indah lambat laun Kau pun terlupa kini.... tak ada lagi yang dapat ku perbuat selain hanya bertaubat kepadaMu tak ada lagi yang dapat menolongku selain hanya Engkau Tuhanku.... dan memang sungguh tak ada lagi selain Engkau ya Allah.........

puisi2

rindu aku rindu, rindu akan derup langkah malaikat sang pencabut nyawa yang masih menunggu di altar kahidupan, sayup-sayup suara terompet kehancuran, aku terdesak dalam senyum, menanti sang malaikat turun, menyambut dengan hangat di pelukannya tuk melepaskan semua penat dalam jiwa yang terlintar diantara amonia hidup dan sandiwara aminor plus minus rasa, hilang merajut di altar hidup dan serambi galau relung kerinduan yang tak pernah berujung, lembut dekapannya membelenggu jiwa yang haus akan kasih sayang jika... jika langit masih kelam, tertunduk aku dalam lamunan, ku rias wajah sang malam, manuai hari penuh impian, wahai jiwa sang malam, menyapu sedih dukaku terasa, terhimpit dalam kesendirian, menanti luka itu menganga, air mata berjatuhan diatas darah yang mengalir deras, pelangi masih kelabu tak berbentuk, jiwa yang rapuh terniang wajah sang insan, duhai pujangga, uraikan di sela-sela jari hidupnya. senyum menghias langkah ...